Henderson telah mengingat kenangan pahit

Henderson telah mengingat kenangan pahit – bersama dengan tim nasional Inggris, saat mereka telah menerima kekalahan dari Islandia di Piala Eropa 2016 lalu. Dia kini berharap hal tersebut akan menjadi motivasi bagi masa depannya tersebut.

Pada pertandingan Final Piala Eropa lalu, Inggris telah melewati babak fase grup yang hanya menjadi runner-up, saat mereka kalah melawan Wales dalam menjuarai Grup, dengan hal tersebut, timnas Inggris telah dipertemukan oleh Islandia pada babak 16 besar.

Dalam menghadapi Islandia di Piala Eropa, Inggris telah tunduk 1-2 dan harus tersingkirkan. Dengan kekalahan tersebut, Inggris pun mendapatkan banyak kritik kan dari para pendukungnya.

Dengan mendapatkan hasil tersebut, Inggris kini dinyatakan mendapatkan hasil terburuknya sepanjang Inggris berlaga dimanapun dan lagi, kini Henderson telah mengingat kenangan pahit tersebut.

Pada saat itu, Henderson telah menjadi pemain pengganti yang tidak diturunkan pada laga tersebut, telah mengaku bahwa dalam ruang ganti setelah pertandingan tersebut, seperti tidak memiliki kebahagiaan.

Namun, kini dia berharap hal tersebut bisa membuat pelajaran bagi timnas mereka dan dirinya, saat menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada musim ini.

Henderson pun sempat mengatakan bahwa, pada saat itu, dalam ruang ganti telah menjadi tempat terburuk. Mereka merasa sudah membuat kecewa kepada diri sendiri, Negara, manajer dan semua para pendukungnya tersebut.

Suasananya pun terasa sangat emosi, dan Henderson pun seperti melihat bahwa sang pelatihnya tersebut juga sangat emosi saat bicara setelah kekalahan itu.

Akan tetapi, pada akhirnya, Henderson telah mengingat kenangan pahit dan sangat peduli, bahwa hanya mereka semua saja yang bisa mengubahnya.

Kini Henderson telah membuat hal tersebut menjadi pelajaran yang berharga, bahwa Henderson telah mengingat kenangan pahit tersebut dan untuk bisa bangkit dalam masa depan timnas Inggris.

Dan harus mengingat hal tersebut dan membuatnya menjadi lebih baik lagi. Dan kini Henderson pun mengatakan bahwa mentalitas itu sangatlah penting dalam pesepakbola.

Kini, Henderson pun mengatakan bahwa mereka semua saat ini tidak memiliki masalah psikologis dalam timnya tersebut. Dan telah merasakan bahwa timnya amat kompak, solid dan bisa melakukan banyak hal secara bersama – sama saat latihan.

Kini pemain berusia 26 tahun tersebut sangat percaya dengan arti penting dari latihan dan dalam pertandingan yang telah membuat mereka semua sangat special.

Kini Inggris akan menjamu Malta di Wembley pada Sabtu ini, dengan melakukan kualifikasi Piala Dunia 2018. Inggris telah memenangi partai pertamanya saat melawan Slovakia dengan hasil skor 1-0

Untuk bermain Taruhan Sbobet dapat dibaca panduan CARA DAFTAR SBOBET

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *